“Dosen Prodi HI UBB Pandu Diskusi Publik bersama Ombudsman RI”
Universitas Bangka Belitung melalui Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) kembali menghadirkan ruang diskusi akademik melalui Kuliah Umum bertema “Pelayanan Publik dan Pembangunan Daerah” yang akan diselenggarakan pada Rabu, 10 September 2025 di Ruang Seminar Gedung FISIP UBB. Kegiatan ini menghadirkan Robert Na Endi Jaweng selaku Anggota Ombudsman Republik Indonesia sebagai narasumber utama yang akan membahas berbagai tantangan dan strategi penguatan pelayanan publik dalam mendukung pembangunan daerah di Indonesia.

Kuliah umum ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa dan civitas akademika untuk memahami bagaimana kualitas pelayanan publik berperan besar dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Selain itu, isu pembangunan daerah juga menjadi perhatian utama dalam diskusi, terutama terkait sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pengawas dalam mewujudkan pelayanan yang efektif dan berkeadilan.
Dalam kegiatan tersebut, Yudi Septiawan dipercaya sebagai moderator. Sebagai dosen FISIP Universitas Bangka Belitung, Yudi Septiawan memiliki peran penting dalam mengarahkan jalannya diskusi agar berlangsung interaktif, kritis, dan komunikatif. Dengan pendekatan akademik yang dialogis, ia memandu sesi diskusi dan tanya jawab sehingga peserta tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga mampu melihat relevansi isu pelayanan publik dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

Kehadiran Yudi Septiawan sebagai moderator sekaligus menunjukkan komitmen akademisi FISIP UBB dalam membangun budaya intelektual di lingkungan kampus. Melalui forum ini, mahasiswa diharapkan dapat memperluas wawasan mengenai pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, serta tantangan pembangunan daerah di era modern. Diskusi ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kritis generasi muda untuk turut berkontribusi dalam menciptakan pelayanan publik yang lebih baik dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.